Mungkin melalui kata-kata, hatimu
tak akan mampu untuk mempercayai kenyataan yang ada tentang perasaanku yang
saat ini sangat meluap mencintaimu. Karena aku memang menyadari
ketidakpercayaan mu muncul karena ulah ku sendiri, yang selalu membohongimu
perasaanmu, dan selalu mengingkari semua janji yang terucap. Sekarang disaat
aku serius menerima cintamu, aku harus menerima kenyataan bahwa kamu tidak lagi
mempercayaiku. Terkadang untuk berkata jujur didepanmu, menatap matamu aku
selalu merasa bersalah. Betapa jahatnya aku menyakitimu yang selalu ada disaat
aku membutuhkanmu, selalu berusaha melukis senyumanku, dan berkorban apapun
yang ku pinta semampumu.
Mengantarkanku pergi dikala hujan deras, dan saat itu
kita berteduh di suatu toko dan secara diam-diam kamu membelikanku sebuah ice
cream satu untukku dan satu untukmu. Sambil berdiri di depan toko kita bercerita
banyak hal yang sangat lucu. Bagaimana denganku sendiri? Jujur saja untuk
membalas semua pengorbananmu mungkin aku tidak sanggup, selama ini dalam
kenyataan yang ada, aku selalu membohongimu, membuatmu terluka. Tetapi perasaanmu kepadaku tak
berkurang sedikitpun. Kamu selalu memaafkan semua kesalahanku, dan begitu saja
aku menyepelekan maafmu dan melakukan kesalahan yang sama. Kesalahan yang
menggoreskan hatimu dan mendatangkan amarahmu. Tetapi, setiap ku bertanya apakah
kamu tidak bosan telah aku lukai berkali-kali? Kamu selalu menjawab aku tidak
pernah bosan, perasaanku tidak pernah berkurang untukmu karena aku tulus
mencintaimu.
Maafkan
aku yang selama ini selalu menggoreskan luka pada perasaanmu, mengurangi rasa
percaya yang sempat tumbuh untukku. Disaat kamu sangat tulus mencintaiku, saat
itu juga aku belum sepenuhnya melupakan masa laluku, yang selalu hadir dipikiranmu,
dan bermain di benakku. Cerita kenangan tentang masa laluku selalu berputar
indah di pikiranku, hingga hatiku selalu bercabang antara mencintaimu dan
mencintai kenangan masa lalu. Sudah lama
aku ingin menghapuskan kenagan itu, tetapi selalu aku yang terluka setiap kali
aku ingin melupakannya.
Sekarang
hatiku tersadar, bahwa kamulah yang harus aku pertahankan, dan selalu aku
ingat. Akan aku biarkan kenangan tentang kita berputar dengan indah
dipikiranku, memutarkan dengan rinci setiap kenangan yang terjadi disetiap
waktunya. Saat ini juga aku telah berhasil melupakan masa lalu yang selalu
mengahantuiku. Dan namamu sekarang yang ada dihatiku, dan hanya satu-satunya
dihatiku, dipikiranku. Hanya dengan tulisan ini aku berharap kamu dapat mempercayaiku
lagi dan tetap tulus disampingku~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar