Kehadiranmu memberikan cahaya
kebahagiaan. Membentuk senyuman yang sangat indah di bibir, menghapuskan air
mata dan kegalauan hati yang tak kunjung sembuh. Kehadiranmu menghapuskan jejak
kenangan yang selama ini ingin aku hapus dan inginku hilangkan. Kamu menumbuhkan
semangat yang redup. Kamu sudah menjadi satu-satunya dihati dan akan selamanya
kan begitu. Baru kali ini aku merasakan ledakan cinta yang mungkin semua orang
tidak akan bisa merasakannya.
Cinta yang tanpa perkelahian
disetiap harinya, yang ada hanya senyuman dan tawa setiap kali kita bertemu
atau tidak bertemu. Selalu ada suprise disetiap kesempatan, suprise
kecil-kecilan atau pun suprise yang mengharukan jiwa. Selalu ada kejutan
disetiap bulan, tepatnya disetiap tanggal yang kita tunggu-tunggu kehadirannya.
Kamu menjemputkan dan tersenyum
manis dengan mengeluarkan setangkai bunga mawar dibalik badanmu, sambil mengeluarkan
kata cinta yang tulus. Aku hanya tersipu malu dan membalas kata cintamu. Saat itu
aku juga mempunyai hadiah spesial untukmu, sengaja aku simpan hingga kita
sampai ditempat favorit kita. Malam itu berjalan dengan indah, dan di akhir pertemuan
kita, kamu memberikan hadiah yang kedua untukku, semakin melengkapi indahnya
malam itu.
Di bulan yang indah selanjutnya,
saat itu giliran aku yang menjemputmu sambil tersenyum manis kepadamu, dan kamu
membalas senyumku ]sambil mencubit pipiku. Tapi pada malam ini aku tidak
membawa hadiah seperti biasanya, dan ku pikir kamu juga begitu karena sebelum
pertemuan ini terjadi kita sudah sepakat untuk tidak membeli apa-apa karena
faktor finansial yang menghadang. Tapi dugaanku salah, kamu lalu menyuruhku
menutup mata, dan seketika ada sebuah hadiah berbungkuskan kertas kado yang
indah. Tak lama pipiku mulai memerah, aku tidak dapat berkata-kata lagi sambil
menahan senyum kebahagiaan. Saat ku buka hadiah itu, seketika air mata pun
menetes dari mataku, itu adalah hadiah yang sangat menyentuh hati. Sebuah mainan
musik dengan boneka ditengah sambil berputar. Setelah kejutan menyentuh hati
itu, kita pun pergi menikmati malam yang kita tunggu-tunggu kehadirannya dengan
senda gurau, dan tawa yang penuh cinta. Malam
yang indah pun berakhir, dan saat malam itu aku pun berpikir apakah aku masih
tega untuk menyakiti seseorang yang sangat tulus mencintaiku. Apakah akan aku
temui seseorang yang sepertimu, yang dapat menerima semua kekuranganku. Mungkin
hanya kamu satu-satunya yang dapat mengistimewakan orang yang sangat kamu
cintai. Dan untung saja aku yang memilikimu saat ini dan semoga untuk selamanya
~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar