Kamis, 21 Mei 2015

Sedihku sekarang adalah sedihmu selanjutnya

Bukan bermaksud menganggumu. Aku hanya ingin tahu bagaimana keadaanmu. Apa yang sedang kamu lakukan, dan apa yang sedang kamu pikirkan.
Karena aku masih belum dapat menyadari cinta itu berhenti dengan cepatnya, baru saja aku merasa nyaman saat menatap wajahmu, tertawa mendengar leluconmu, dan bahagia disampingmu.
Bukankah kata cinta itu baru saja terucap, buktinya masih terasa hangat di telingaku dan masih kuat di memoriku, kata-kata indah yang selalu terselip di pagi buta dan di malam sunyi.

Senin, 18 Mei 2015

Menunggu??

Tak sedikit dari mereka sedang bersabar menunggu datangnya cinta yang telah lalu. Banyak faktor yang membuat mereka menunggu cinta masa lalu untuk datang ke masa kini, entah karena belum bisa berpindah hati, masih rindu akan kenangan, ingin memperbaiki kesalahan fatal yang pernah terjadi atau masih banyak lainnya.

Minggu, 17 Mei 2015

Sorotan tajam

Dinginnya malam terasa merasuk ke dalam pori-pori kecilku lalu merambat menusuk tulang. Detak jarum jam terdengar kecil oleh kedua telingaku. Suasana sepi menambah dinginnya malam ini. Aku terbaring, dan mataku masih terjaga sambil memandangi lampu kamar yang benderang menyinari setiap sudut kamar. Malam ini tak jauh berbeda dari malam-malam sebelumnya dimana aku selalu terbayang akan pertemuan saat itu. Selalu ku putar ulang dalam memoriku dengan sangat rinci setiap detik kenangan pertemuan itu.