Senin, 27 Oktober 2014

Luka semu

Sekali lagi jariku memaksa aku ‘tuk menuliskan sebuah kisah tentangmu. Hati sudah menggebu untuk mengutarakan semuanya disini. Tentang kamu yang baru saja datang dan telah membawaku ke dunia mu yang bagiku penuh dengan luka namun bahagia. Tak tahu harus bagaimana aku memulai ceritamu. Ceritamu begitu abstrak, tak berbentuk apapun! Namun aku dapat mengartikannya, karena aku selalu mencatat detail semua dari ceritamu.
Mungkin aku adalah salah satu dari mereka yang menaruh hati padamu. Bukan karena fisik, atau materi. Namun kekocakkan tingkahmu yang dapat menghapuskan kesedihan, bukan hanya kesedihanku mungkin juga kesedihan setiap orang yang saat itu berada didekatmu.