Sabtu, 13 Februari 2016

Pertengahan Jalanku

Tahun-tahun berlalu lamanya. Aku bertahan meyakinkan hati untuk menemukan separuh hatiku yang menghilang. Bekal kepercayaan seadanya aku berjalan pincang, dan berdarah penuh luka untuk  berjuang mencari, namun semakin aku bergerak maju cinta itu semakin menjauh sangat jauh.  Rasa ingin menyerah kadang datang untuk membujuk, serta keputusasaan tampak mentertawakan ku begitu jelasnya, air mata selalu menemani setiap jejak langkahku. Karena untuk apa aku berjuang untuk cinta yang belum tentu aku miliki nantinya. Namun disetiap insan manusia pasti ingin merasakan kebahagiaan dengan seseorang yang ia cintai. Rasa ingin menyerah berubah menjadi semangat yang membara, dan keputusasaan berubah menjadi lampu penerang untuk ku menemukan seseorang yang telah membawa jauh separuh hatiku. Rintangan dan masalah silih berganti untuk membuatku duduk tertegun dan menerima yang seharusnya terjadi.