Mungkin melalui kata-kata, hatimu
tak akan mampu untuk mempercayai kenyataan yang ada tentang perasaanku yang
saat ini sangat meluap mencintaimu. Karena aku memang menyadari
ketidakpercayaan mu muncul karena ulah ku sendiri, yang selalu membohongimu
perasaanmu, dan selalu mengingkari semua janji yang terucap. Sekarang disaat
aku serius menerima cintamu, aku harus menerima kenyataan bahwa kamu tidak lagi
mempercayaiku. Terkadang untuk berkata jujur didepanmu, menatap matamu aku
selalu merasa bersalah. Betapa jahatnya aku menyakitimu yang selalu ada disaat
aku membutuhkanmu, selalu berusaha melukis senyumanku, dan berkorban apapun
yang ku pinta semampumu.
Kamis, 12 Desember 2013
Selasa, 10 Desember 2013
Kehadiranmu menyentuh hati
Kehadiranmu memberikan cahaya
kebahagiaan. Membentuk senyuman yang sangat indah di bibir, menghapuskan air
mata dan kegalauan hati yang tak kunjung sembuh. Kehadiranmu menghapuskan jejak
kenangan yang selama ini ingin aku hapus dan inginku hilangkan. Kamu menumbuhkan
semangat yang redup. Kamu sudah menjadi satu-satunya dihati dan akan selamanya
kan begitu. Baru kali ini aku merasakan ledakan cinta yang mungkin semua orang
tidak akan bisa merasakannya.
Cinta yang tanpa perkelahian
disetiap harinya, yang ada hanya senyuman dan tawa setiap kali kita bertemu
atau tidak bertemu. Selalu ada suprise disetiap kesempatan, suprise
kecil-kecilan atau pun suprise yang mengharukan jiwa. Selalu ada kejutan
disetiap bulan, tepatnya disetiap tanggal yang kita tunggu-tunggu kehadirannya.
Selasa, 03 Desember 2013
Cintaku seperti pelangi,coklat,dan setangkai mawar
Tuhan masih menyayangiku. Selama
ini aku selalu dipertemukan dengan seseorang yang selalu ingin diperjuangin
tanpa mau memperjuangkan kembali. Lalu aku dipertemukan lagi dengan seseorang yang
berbeda disebuah acara teater disuatu tempat. Ini hal pertama yang tidak dapat
ku lupakan “pertemuan pertama”. Aku masih ingat pertama kalinya kamu memandangku
dengan sembunyi-sembunyi, awalnya aku merasa ilfeel, sangat... ilfeel. Dan kamu
mengulangi pandangan kedua dengan sedikit senyuman penuh rasa malu, yaa masih
ku respon dengan sikap cuekku. Namun perasaan ku berubah, sekarang giliranku
melihat mu dengan sembunyi-sembunyi, ini sangat aneh. Ku perhatikan setiap
renggut wajahmu dan sepertinya aku mengenali raut wajah itu....yaa sekarang aku
melihatmu sama dengan melihat seseorang di masa laluku, sangat mirip denganmu,
dan saat itu orang tersebut ada duduk dibelakangku dengan menggandeng seseorang
yang baru, penggantiku! Tapi sudahlah dalam cerita ini aku hanya ingin
menceritakan tentang seseorang yang baru, bukan masa lalu.
Langganan:
Postingan (Atom)


